Sunshine Becomes You oleh Ilana Tan• Book review & Adaptation news

 

Halo semua, Hanna di sini. Kali ini saya akan membahas satu buku dari salah satu auto-buy authors (lokal) nya Hanna. Adalah Sunshine Becomes You dari Ilana Tan buku yang Hanna beri 4 (empat) bintang di goodreads. Buku ini sudah dipublikasi (dan di cintai sejuta umat) sejak lama dan malah sudah dalam proses ahkir pengadaptasian ke film layar lebar. Baca dulu bukunya, baru lihat filmnya -itu cara main saya, diikuti juga boleh 😛

divider

Ini dia reviewnya (ada juga bahasan adaptasinya dibawab review) , enjoy :

SUNSHINE BECOMES YOU

13232499.jpgPenulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Format  : soft cover // 432 halaman
Tahun terbit : 2012
Tahun baca : 2015
Rating : 4/5 bintang (4 dari lima)

Sinopsis :

Alex Hirano tidak pernah menyangka akan tertimpa sial dan keberuntungan sekaligus. Sial sekali tangannya dibuat cacat oleh Mia Clark saat pertama kali bertemu dan bukan hanya batal konser, pianis terkenal itu untuk membuka pintu saja sulit. Tetapi beruntung Mia Clark yang manis dengan tanggung jawab menawarkan diri membantu Alex dengan aktifitasnya sampai ia sembuh. Untungnya lagi Mia sabar menghadapi kelakuan Alex si dingin yang hobi menggerutu.

Makin banyak waktu yang mereka habiskan bersama, makin dalam pengenalan mereka satu dengan yang lain. Mereka mengenal passion masing masing dan terbiasa akan hadirnya satu sama lain.

Perasaan aneh dan mendebarkan kemudian hadir diantara mereka.

Apa mungkin itu cinta?
Apa bisa Alex menyampaikan perasaannya sebelum terlambat?

Baca selengkapnya dalam buku Sunshine Becomes You .

“Elemen buku ini mengalir dengan indah.” – Dazzling Books 🙂

 

divider

Jujur saya agak gamang mau baca buku ini atau tidak. Eits, saya bukan meragukan Ilana Tan, karena talentanya dalam merangkai kata-kata adalah salah satu paling baik yang saya pernah baca. Hanya saja kepopuleran dan banyaknya opini “betapa buku ini membuat saya menangis ” tentang buku ini di awal perilisan membuat saya agak menjauh dari buku ini, karena pada dasarnya saya tidak suka buku terlalu populer apalagi yang sedih . Yang paling membuat saya pantang baca buku ini adalah  kerabat saya memberi tahu satu mega SPOILER. humphhh

Tetapi ahkirnya, tiga tahun setelah buku ini rilis, saya comot buku ini dari Carrefour (bayar ya..) lalu saya baca di hari terahkir Booktube-a-thon 2015 kemarin.

Nggak se-sedih yang saya bayangkan!

INSTEAD, WHAT AN ENTERTAINING EXPERIENCE IT WAS.

 

Kurasa aku termasuk salah satu orang yang merasa kau tidak membutuhkan alasan untuk mencintai seseorang.

Tidak banyak buku kontemporer (contemporary) yang membuat saya merasakan satu atmosfir nyaman dan menarik yang membuat saya terus membuka lembaran dan tidak mau berhenti. Hal ini biasanya terjadi dengan buku fantasi. Namun atmosfir di buku ini begitu terasa buat saya jadi saya tidak berhenti membaca sampai habis.

 TOKOH

Di buku ini kita bertemu dengan sosok Alex dan Mia. Alex begitu mengingatkan saya pada Will Herondale dari seri fantasi populer The Infernal Devices (Cassandra Clare) karena dideskripsikan sebagai orang yang tertutup, bertatapan tajam, pembawaan yang agak kaku dan dingin tetapi bertalenta dan perhatian. Saya suka bagaimana Alex tetap konsisten jadi dirinya. Tidak sekali bertemu karakter baru lalu berubah 180°

Mia, disisi lain, selalu memancarkan keceriaan dan kepositifan yang bisa di gambarkan seperti sinar mentari. Mia juga bertalenta dan penyayang. Ia bertalenta dan.sederhana. Dia sering membuat saya tersenyum geli, apalagi kalau sudah mulai marah menghadapi Alex. Sayang Mia terlihat agak naif bagi saya.

Saya suka suka suka Alex sebagai pianis, dan lebih lagi Mia sebagai penari kontemporer. Dua bidang yang digemari karakternya cocok dengan latar New York yang tiap saya bayangkan pasti penuh hamburan warna, kekreatifan dan energi dinamis.

Buku ini juga nggak bikin bosan karena banyak aspek yang menarik. Keluarga Alex di buku ini malah salah satu aspek yang paling saya suka selain talenta artistik Alex dan Mia.

PENULISAN

Ilana Tan paling terkenal karena penulisannya yang sederhana tetapi bisa menyampaikan pesan dengan manis dan emosinya tersirat. Saya suka dengan gaya dia di buku ini.

Saya rasa Ilana Tan sudah baik dalam menulis rangkaian kejadian di buku ini. Saya cuma mangkel membaca adegan “kecelakaan” di awal yang saya rasa terlalu cepat terjadi , tetapi selebihnya, plot dan perkembangan karakternya mengalir dengan tidak tergesa gesa.

Buku ini disampaikan lewat sudut pandang orang ketiga tetapi dengan piawai Ilana Tan tetap menyorot satu persatu karakter secara bergantian dengan detail yang pas.

2

Saya beri buku ini rating 4 karena…

Satu mega spoiler yang saya wanti wanti lewat begitu saja… sesuai prediksi.. Nggak kaget.. Hal itu jadi satu poin negatif dari pengalaman saya baca buku ini.

Latar tempat dan karakternya tidak memudahkan pemakaian bahasa Indonesia sehari hari dalam dialognya sehingga ada sebagian kalimat yang terasa agak kaku. Not a big complaint though.

Lalu…
Plot dari cerita ini mengarah ke pengembangan karakter dan hubungan mereka. Saya rasa karakternya butuh dimensi dimensi lain atau detil detil yang bisa memperdalam karakternya, tetapi, saya tetap suka dengan keakraban mereka.

Cinta sejati terjadi begitu saja. Kau tidak bisa memaksakan diri mencintai seseorang , sama seperti kau tidak bisa memaksakan diri membenci orang yang kau cintai


Overall, I enjoyed the book
.

Buku ini cepat sekali bisa selesai. Sunshine Becomss You ini mengingatkan saya untuk mengejar passion , selalu bersikap positif dan membuat saya mengejar sisi kreatif saya untuk membuat karya apakek yang artistik. Hahahaha.

Saya boleh bilang dari banyak buku Ilana Tan, saya lebih suka buku-buku nya yang punya lebih dari 350 halaman. Lebih komplet deskripsinya. Lebih puas.

Rekomendasi Sunshine Becomes You

• Buat kamu yang suka buku young adult atau teenlit nggak papa banget nyoba baca buku ini. Isu dan plot tidak terlalu berat
• Buat kamu yang sama seperti saya, nggak begitu suka buku sedih. Tetap bacaaa buku ini.
• Buat kamu yang doyan baca buku yang penulisannya apik
• Buat kamu yang ingin waktu luangnya bermanfaat (ha.)
• Buat kamu yang suka romance yang manis

Itu aja yang Hanna bisa sampaikan.
Hanna siap banget buat nunggu dan baca buku baru Ilana Tan dan review lagi bukunya.

Hanna juga harap kamu yang sudah baca bisa terus baca yang Hanna mau sampein di bawah ini 😛

divider
Tahu nggak sih?

Sunshine Becomes You udah akan jadi film ? (udah kali ya? Di atas tadi Hanna udah bahas)

Film Sunshine Becomes You sudah selesai di garap dan kita tinggal berdebar debar menunggu kehadirannya di bioskop bulan Desember 2015.

Hanna tahu berita ini waktu nge-stalk instagramnya Ilana Tan (HAHAHAHAHHA) di tengah tengah baca bukunya.

Kaget dan seneng banget karena ternyata sekarang nggak cuma banyak buku young adult nya USA aja yang diadaptasi jadi film tetapi juga buku buku lokal juga.

Pemain dari film Sunshine Becomes You adalah :

Herjunot Ali sebagai Alex Hirano
Nabilah JKT48 sebagai Mia Clark
Boy Williams sebagai Ray Hirano

Saya nggak bisa komen terlalu banyak soal Herjunot Ali karena saya tidak begitu familiar dengannya tetapi saya cuma bisa bilang : he looks like he can play Alex and reflect his persinalities well .

image

image

Nah, kalah soal Nabilah, saya agak ragu karena saya pikir Nabila terlihat terlalu muda untuk jadi Mia Clark. Mia Clark kan juga seorang penari kontemporer… Saya takut ekspektasi saya terlalu tinggi.

image

image

Boy William is THE RIGHT GUY TO PLAY RAY is all im going to say. 

Dari foto foto yang di update twitter PH nya , saya rasa akan ada plot yang berbeda dengan novelnya …

Ooohhhhh

image

Okaaay, kita tinggal nunggu tanggal 23 Desember nih

divider

Yuk diskusi !
> Kalau kamu sudah baca Sunshine Becomes You, dari skala 1 sampai 5, mau berapa kamu nilai buku ini? (nggak pakai setengah please)
> Bagaimana pendapatmu soal casting Sunshine Becomes You?
> Apa kamu juga tertarik untuk menonton filmnya?
> Kira kira kalau Hanna bahas adaptasi buku ke film lainnya , seru nggak ya? Mau ?

…………………………………………………………………
signature

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s